NGANJUK –Â Pencarian lima korban longsor di Desa Kepel, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur akhirnya diputuskan dihentikan setelah sebelumnya diperpanjang hingga Sabtu (22/4/2/2017).
Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemerintah Kabupaten Nganjuk Agus Irianto mengatakan tim pencari korban longsor, gabungan dari SAR, TNI, hingga relawan memutuskan untuk menghentikan upaya pencarian korban tertimbun longsor
Namun hingga saat ini tim memang masih ada di lokasi posko, Dusun Sumberbendo, Desa/Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk.
“Hari ini, kegiatan difokuskan pembersihan sisa material longsoran yang menutup atau membendung arus sungai agar aliran sungai berjalan dengan lancar,” katanya, Kamis (20/4/2017), dikutip Antara.
Ia menambahkan, upaya pembersihan sisa material itu akan dilakukam tim hingga 22 April 2017. Tim berupaya keras, demi mencegah longsor susulan akibat bendungan alami itu terjadi.
Hingga di hari pencarian terakhir, lima korban masih tertimbun. Meski pencarian telah selesai, warga diimbau tidak masuk pada zona merah yang sudah diberikan tanda oleh petugas, sebab risikonya tinggi.




