Vaksin Kanker Serviks Bisa Dilakukan Sejak Usia 10 tahun

Ilustrasi/ Alodokter

JAKARTA – Kanker serviks, penyakit kedua yang paling banyak mematikan kaum wanita yang disebabkan oleh Human Papaillomaviru (HPV) bisa dicegah penularannya dengan melakukan vaksinasi.

Rantai penularan kanker serviks dapat dengan melakukan vaksinasi untuk perempuan yang belum aktif secara seksual. Sedangkan, untuk perempuan yang aktif secara seksual, disarankan untuk melakukan skrining, dan juga melakukan pap smear pada leher rahim.

“Vaksinasi anak itu sudah bisa dilakukan sejak usia 10 tahun karena imun sistemnya bagus sekali. Hanya butuh dua dosis dan protektifnya cukup panjang,” ungkap Ketua Umum Koalisi Indonesia Cegah Kanker Serviks Andrijono, dilansir viva, Rabu (26/4/2017).

Dia memaparkan, pemberian vaksin pertama diberikan pada 10 tahun, dan pemberian vaksin selanjutnya bisa dilakukan enam bulan atau satu tahun kemudian. Sedangkan, untuk anak yang baru mendapatkan vaksin di atas usia 14 tahun, dosis pemberian vaksin dilakukan sebanyak tiga kali.

“Di atas 14 tahun tiga kali, dari 0 bulan, tiga bulan sampai enam bulan, setelah itu dengan skrining lagi, proteksi ini diharapkan bisa bertahan hingga 20 tahun ke depan,” kata dia.

Sementara itu, untuk perempuan yang telah aktif secara seksual, Andrijono menyarankan untuk melakukan skrining terlebih dahulu.

“Takutnya sudah ada kanker di dalam, untuk itu dilihat dahulukalau kankernya bagus (tidak ada) baru kita vaksin,” katanya.

Advertisement