WASHINGTON – Amerika Serikat mengeluarkan travel alert (peringatan perjalanan) ke seluruh dunia bagi warga negaranya, sebagai dampak ancaman teroris.
Peringatan tersebut berlaku hingga 24 Februari 2016.
Kementerian dalam negeri AS mengungkapkan informasi terkini yang mereka peroleh menyebut bahwa ISIS dan kelompok ekstrimis lainnya terus merencanakan serangan teroris di sejumlah tempat.
Perancis, Rusia, Mali dan beberapa negara lainnya telah menderita maut dalam sebulan terakhir.
Sementara itu Kementrian Dalam Negeri AS, seperti diberitakan BBC menyatakan sampai kini tidak ada ancaman yang benar-benar ditargetkan pada warga negara Amerika.
Peringatan perjalanan dikeluarkan untuk melatih kewaspadaan warga negara Amerika ketika berada di ruang publik atau saat menggunakan transportasi umum.
Amerika mengeluarkan peringatan perjalanan ke seluruh dunia, tahun lalu, menyusul terjadinya penyanderaan dengan pelaku tunggal, di Sydney, Australia, yang menewaskan tiga orang.





