Iran Ancam Habisi Wilayah Arab Saudi Kecuali Mekah dan Madinah

TEHERAN – Sebuah perang  kata-kata meletus di antara dua saingan Timur Tengah yang bersumpah selama akhir pekan, yakni Arab Saudi dan Iran yang  saling mengancam satu sama lain dengan tindakan militer.

Hal tersebut dimulai dari pernyataan Selasa (2/5/2017) Wakil Pangeran Mahkota Saudi Mohammed bin Salman menyatakan dalam sebuah wawancara televisi, berjanji untuk melindungi Kerajaan konservatifnya dari apa yang dia sebut “usaha Teheran untuk mendominasi dunia Muslim.”

“Kami tahu bahwa kami adalah tujuan utama rezim Iran,” katanya. “Kami tidak akan menunggu sampai pertempuran datang ke Arab Saudi tapi kami akan berusaha untuk berperang di Iran dan bukan di Arab Saudi.” tuturnya.

Menteri Pertahanan Hossein Dehghan menjawab tantangan tersebut pada Minggu (7/5/2017) bahwa Iran akan memukul balik sebagian besar wilayah Arab Saudi kecuali tempat-tempat tersuci Islam yakni Mekah dan Madinah.

“Jika Saudi melakukan sesuatu, kami tidak akan meninggalkan daerah yang tidak tersentuh kecuali Mekkah dan Madinah,” katanya, seperti dilansir Reuters, Senin (8/5/2017).

Diketahui kedua negara tersebut bersaing untuk mendapat pengaruh di Timur Tengah dan mendukung kelompok-kelompok saingan dalam perang sipil Suriah.


Advertisement