JAKARTA, KBKNEWS.id – Tembok penahan tanah (TPT) roboh di wilayah Bogor Barat, Kota Bogor, saat hujan deras, Minggu (3/5/2026) malam.
Peristiwa ini menewaskan seorang perempuan berinisial W (24) setelah sempat terjepit material runtuhan.
Warga sekitar, Azis (45), mengaku mendengar suara keras menyerupai gempa sesaat sebelum kejadian. Saat itu ia sedang tertidur dan terbangun karena suara tersebut.
“Pas begitu ada suara bruk gitu kayak suara gempa, saya kaget bangun. Enggak lama istri keluar, terus balik lagi manggil, ‘Yah, Yah, Yah, tuh ada yang ketindihan! Longsor, longsor!'” kata Azis.
Mendengar itu, Azis langsung keluar rumah dan mendapati korban sudah dalam kondisi terjepit tembok, sambil masih memegang payung.
Ia bersama warga lain kemudian berusaha mengevakuasi korban dengan mengangkat material tembok yang roboh. Proses evakuasi berlangsung sekitar 30 menit.
“Awalnya mah saya cuma berdua. Karena badannya masih kejepit, baru pada datang yang lain. Ada setengah jam (evakuasi),” ujarnya.
Selama proses tersebut, korban tidak berteriak. Azis hanya mendengar suara napas pendek. “Cuma ‘heh’ gitu, enggak ada teriak,” ucapnya.
Korban kemudian berhasil dievakuasi dalam kondisi tidak sadar, namun masih bernapas. W langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun, nyawa korban tidak tertolong. Jenazah W tiba di rumah duka sekitar pukul 21.21 WIB, diantar petugas dan dibantu warga setempat.
Peristiwa ini menambah daftar kejadian longsor dan bangunan roboh di tengah hujan deras yang melanda wilayah Bogor dalam beberapa waktu terakhir.





