JAKARTA (KBK) – Dalam acara Pertemuan Ilmiah Tahunan Riset Kebencanaan (PIT – RB) ke 4 tahun 2017 yang dilaksanakan pada Senin (8/5/2017) Universitas Indonesia (UI) mengaku telah menciptakan beberapa wahana penanggulangan bencana.
Rektor UI Prof. Dr. Ir Muhammad Anis, M. Met mengatakan berbicara kebencanaan mahasiswa Fasilkom UI telah berkontribusi dengan menghasilkan sejumlah riset inovasi terkait penanganan bencana salah satunya yang digadang-gadang adalah UAV quadcopter.
Dalam paparannya Anis menyebutkan UAV quadcopter yang merupakan pesawat helikopter memiliki fungsi dapat mencari sumber api atau asap di hutan tanpa harus melibatkan manusia untuk terjun langsung ke lokasi.
Selaim itu pihaknya juga berhasil menciptakan Kapal Tanpa Awak “Makara-05” karya mahasiswa UI yang tergabung dalam AMV – UI yang dapat digunakan sebagai pengganti kerja manusia di permukaan maupun dalam laut guna menunjang aktivitas di bidang seperti keamanan, penelitian bawah laut, serta penanganan bencana.
“Semoga penemuan ini bisa bermanfaat dan kolaborasi yang tercipta di tempat ini diharapkan mampu memberikan sumbangsih dan meningkatkan riset guna penanggulangan bencana,” ujarnya, Senin (8/5).
Anis menuturkan pembuatan kedua wahana tersebut juga dilatarbelakangi atas kenyataan di lapangan bahwa peran ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dalam penanggulangan bencana sangat dibutuhkam namun dalam pengembangannya masih sangat lemah dan parsial. Hal terrsebut tak sebanding dengan Indonesia yang merupakan negara dengan resiko, variasi dan skala bencana yang tinggi.
“Oleh karena itu semoga dengan terselenggaranya acara ini bisa menggali peran ilmu pengetahuan dan teknologi dalam penanggulangan bencana di Indonesia,” ucapnya.





