PALEMBANG – Chatarina Wiedyawati, seorang alumni Magister Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta tewas dibunuh setelah ia dan kekasihnya, Asworo, pergi berencana melakukan foto pre wedding di Yogyakarta.
Chatarina dan kekasihnya berpamitan ke Yogyakarta dari Palembang, tempatnya tinggal kini, pada 6 Mei 2017, dan ia dilaporkan hilang pada 8 Mei 2017, hingga akhirnya ia ditemukan tewas pada 11 Mei 2017 di Sukabangun, Palembang.
Nardi, Paman korban menyampaikan hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari kepolisian mengenai penyebab keponakannya meninggal.
Namun Nardi menduga keponakannya telah dibunuh oleh pacarnya sendiri. Ia menilai jika bukan pacarnya yang menjadi pelaku, tak mungkin uang yang ada di rekening keponakannya bisa ludes.
Galih, sepupu Chatarina bahkan mengatakan pelakunya sudah pasti adalah pacarnya sendiri karena mobil rental yang dipakai untuk menjemput Chatarina ada bekas darahnya.
“Hari Minggu pacarnya pulang ke kos buat nyuci mobil rental yang dia sewa buat jemput adik saya. Ini aneh kenapa mobil rental perlu di cuci segala. Terus sampai sekarang pacarnya itu tidak tahu entah dimana,” terangnya, Rabu (17/5/2017), dikutip Solopos.
Galih mengatakan jenazah Chatarina akan diterbangkan dari Palembang menuju Yogyakarta dan rencananya jenazah akan dikebumikan pada hari Kamis (17/5/2017).
Chatarina diketahui besar di Sumatera, tetapi sejak SMP hingga kuliah korban tinggal di Yogyakarta. Hingga saat ini, Chatarina tinggal terpisah dengan keluarga. Sebab keluarganya tinggal di Yogyakarta, sedang dia bekerja di Sumatera.





