
JAKARTA (KBK) – Perjuangan Negara Palestina merdeka terus berlanjut. Berbagai pihak pun menyuarakan gerakan tersebut supaya bisa cepat terwujud. Salah satunya aksi yang pagi ini diselenggarakan oleh Al-Aqsha Working Group (AWG) di Jakarta.
Dalam aksi tersebut massa AWG yang berjumlah ratusan orang berkumpul di depan Gedung Perwakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa di Jakarta.
Selain menyuarakan Palestina merdeka massa peserta akis juga menuntut supaya tahanan Palestina yang berada di penjara Israel di perlakukan secara manusiawi dan dibebaskan jika terbukti tidak bersalah.
Menurut catatan yang dikutip AWG hingga saat ini setidaknya ada 7000 warga Palestina yang ditahan di 22 penjara di Israel. Sebanyak 29 orang diantaranya sudah ditahan sejak Sebelum Perjanjian Oslo (kesepakatan damai antara Palestina dengan Israel 1993).
Di antara mereka terdapat 62 orang wanita dimana 14 orang di antaranya masih di bawah umur. Pembina AWG Imaamul Muslimin Yakhsyallah mengatakan saat ini para tahanan yang jumlahnya 7000 orang tersebut tengah melakukan aksi mogok makan akibat perlakuan yang tidak manusiawi oleh otoritas Israel.
“Aksi mogok makan para tahanan sudah memasuki minggu ke empat sejak 17 April 2017 lalu. Para tahanan itu bertahan hidup hanya dengan meminum air dan makan garam saja,” jelasnya di sela-sela aksi di Jakarta, Kamis (18/5/2017)



