JENEWA-World Health Organization (WHO) merilis jumlah terbaru kasus HIV di Eropa. WHO dan Pusat Pencegahan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Eropa (ECDC) mengatakan, tahun 2014 lebih dari 142 ribu orang di Kawasan Eropa, terdiagnosis HIV
Angka tersebut mengalami Kenaikan, dan rata rata mereka berasal dari wilayah Eropa Timur yang terdiri dari 15 negara, termasuk Rusia, Ukraina, dan Asia Tengah.
Pernyataan tersebut berbeda dengan publikasi program AIDS PBB yang melaporkan bahwa infeksi HIV baru secara keseluruhan menurun 35 persen, selama tiga dekade terakhir.
“Transmisi seks kaum heteroseksual bertanggungjawab atas peningkatan (HIV) di Eropa Timur, dan transmisi melalui injeksi obat tetap substansial,” kata Juru bicara ECDC Caroline Daamen seperti diberitakan Reuters Kamis (26/11).
Deamen mengatakan juga, Eropa Timur mengalami kenaikan jumlah kasus baru HIV menjadi dua kali lipat pada dekade terakhir. Selain Rusia, Ukraina, dan Asia Tengah, wilayah ini juga termasuk negara-negara Transcaucasia.
“Di Uni Eropa dan Wilayah Ekonomi Eropa (EEA), seks kaum homoseksual masih menjadi modus dominan penularan HIV. Dua dari tiga infeksi baru HIV, adalah orang-orang kelahiran asli Eropa,” kata organisasi kesehatan dunia tersebut.




