Anak ini Terpaksa Putus Sekolah Gara-gara Tak Punya KK

Vina (tengah) putus sekolah karena tak punya KK/ Sriwijaya Pos

MUARAENIM – Vina Agustina (14) yang merupakan anak semata wayang pasangan Farida (38) dan Tedi Harmison (40) terpaksa putus sekolah karena tidak memiliki Kartu Keluarga (KK).

Ia terpaksa harus putus sekolah usai menamatkan sekolah di SDN Desa Kepur, Kecamatan Muaraenim, Kabupaten Muaraenim.

Padahal Vina merupakan siswa berprestasi baik di sekolah maupun tingkat Kecamatan.

Tak ayal menurut ibunya, ia sering melamun, “Aku nih kadang-kadang cemas dengan anak aku, sebab gara-gara tidak bisa sekolah, dioni sering melamun terus,” ujar Farida dirumahnya yang mirip gubuk di tepi Sungai Lematang, dilansir Sriwijaya Post, Kamis (25/5/2017).

Menurut Farida, sebelum menikah ia memang asli warga Desa Sukaraja Baru, Kabupaten Ogan Ilir. Namun semenjak menikah dengan suaminya yang asli warga Desa Kepur, Muaraenim, iapun ikut suaminya.

Begitupun anaknya lahir dan bersekolah di SDN Kepur Muaraenim. Namun ketika akan melanjutkan sekolah ke SMPN, anaknya terganjal dengan KK (Kartu Keluarga).

Ia sudah mencoba mengurus surat pindah dari OI, namun menurut Kadesnya bahwa namanya sudah tidak terdaftar lagi sebagai penduduk desanya.

Kini, anaknya pun terpaksa harus menerima nasib tak lanjut sekolah seperti anak-anak lainnnya.

Advertisement