MANILA – Sebuah serangan seorang pria bersenjata terjadsi di kompleks hotel dan kasino di Filipina dan kepala polisi nasional negara mengatakan jika serangan tersebut adalah sebuah perampokan dan bukan serangan teroris.
Kompleks Resorts World Manila berada dalam kondisi terkunci menyusul laporan penembakan. Setelah terjadi serangan pada Kamis (1/6/2017) malam dilaporkan bahwa orang tersebut telah ditemukan dan dibunuh oleh polisi.
Insiden tersebut memicu respons resmi yang besar dengan polisi bersenjata dan tentara yang terlibat.Manila Standard melaporkan bahwa beberapa korban menderita luka tembak parah. Donald Trump menyebutnya sebagai “serangan teroris” dan mengatakan bahwa dia memantau situasi tersebut.
Biro proteksi kebakaran Filipina mengatakan, ada kebakaran terjadi di lantai dua Resorts World setelah usaha perampokan tersebut.
Sementara itu Resorts World Manila mengatakan di akun twitternya, “Perusahaan telah mengikuti protokol darurat untuk memastikan keamanan para tamu dan karyawan sejauh situasi memungkinkan.” kicaunya.
“Kami meminta doa selama masa-masa sulit ini.” harapnya, seperti dilansir Independent, Jumat (2/6/2017).