Beredar Video Anak Jadi Korban Persekusi di Cipinang Muara

Korban persekusi di Cipinang Muara/ tempo

JAKARTA – Seorang anak beruisa 15 tahun, PMA, menjadi korban persekusi atau tindakan perburuan sewenang-wenang oleh sekelompok anggota yang diduga merupakan ormas Front Pembela Islam di Cipinang Muara.

Aksi tersebut beredar di media sosial melalui sebuah video, dan PMA disebut  telah melakukan penghinaan terhadap ulama dan organisasi Islam.

Dari video yang beredar,  bocah berinisial PMA ini dikerumuni dan dinasihati seorang warga untuk tidak mengulangi perbuatannya yang dianggap menghina Rizieq Shihab.

Namun, sayangnya beberapa warga lain yang mengerumuni anak tersebut melakukan tindak kekerasan berupa pukulan yang mengenai kepala dan pipinya, hingga ia membacakan surat pernyataan permohonan maaf yang telah ditandatangani di atas materai.

Slamet Maarif, Juru Bicara DPP FPI menanggapi kasus tersebut dan mengaku bahwa tindakan tersebut adalah tindakan spontan pendukung FPI.

“Iya itu masyarakat yang simpati terhadap perjuangan FPI dan tidak terima ulamanya dihina di dampingi oleh FPI agar tidak ada main hakim sendiri,” tulisnya, seperti dilansir CNNIndonesia.com.

Advertisement