GARUT – Jumlah kerusakan akibat banjir bandang luapan Sungai Ciojar dan Sungai Cikamiri di Garut Jawa Barat bertamha, jika sebelumnya dilaporkan enam rumah rusak, kini tercatat ada belasan rumah yang rusak.
Camat Tarogong Kaler Saefurohman mengatakan, daerah yang terdampak banjir yakni Desa Rancabango, Desa Sirna Jaya, dan Desa Cimangaten. Hasil peninjauan sementara, kata dia, tercatat ada 16 rumah penduduk yang terdampak banjir bandang tersebut.
Sementara itu pimpinan Pesantren Persis Rancabango, Lutfi Lukman Hakim, mengatakan akibat banjir yang mengalir deras itu membuat tembok benteng pesantren jebol kemudian menggenangi masjid dan komplek pesantren.
“Jebolnya tembok membuat genangan cukup tinggi di sekitar asrama putra,” kata Lutfi, dikutip Antara, Selasa (6/6/2017).
Sementara, daerah terdampak dan kerusakan akibat banjir bandang di Kabupaten Garut itu belum dihimpun oleh pemerintah daerah.
Bupati Garut Rudy Gunawan maupun Wakilnya Helmi Budiman belum ada laporan agenda hariannya akan meninjau daerah terdampak banjir.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut juga belum memberikan laporan data kerusakan akibat bencana tersebut kepada wartawan.





