GARUT – Selama curah hujan masih tinggi, Bupati Garut Rudy Gunawan menyatakan bencana banjir masih mengancam sejumlah wilayah di daerahnya.
Menurutnya, BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)Â sudah mengkategorikan wilayah Garut berbahaya banjir karena kondisi kecuramannya.
Ia menuturkan, banjir bandang yang melanda Kecamatan Tarogong Kaler dan Tarogong Kidul, Senin (5/6/2017) malam, sebenarnya sudah menjadi peringatan, bahkan sebelum banjir bandang yang melanda Garut, 20 September 2016.
Ia menyebutkan, berdasarkan peringatan BMKG bahwa ada 18 kecamatan di Garut yang harus diantisipasi terhadap ancaman bencana banjir, termasuk wilayah Tarogong tempat terjadinya banjir Senin malam.
Menurutnya pemerintah daerah sudah berupaya meminimalkan dampak banjir dengan melakukan pelebaran drainase di Jalan Otto Iskandardinata dan sekitarnya. Namun, menurut Rudy, karena daerah atas masih sempit sehingga ketika turun hujan deras air langsung turun ke bawah dan terjadi banjir.
“Di daerah atasnya masih sempit atau kurang besar, jadi ketika air turun dan tidak ada retensi maka akan jatuh ke bawahnya,” katanya, dilansit Antara Selasa (6/6/2017) malam.





