Atasi Banjir, Srilanka Butuh Dana US$22,7 Juta

Banjir di Srilanka / CNN

KOLOMBO–Untuk mengatasi krisis akibat bencana banjir akhir Mei lalu, Srilanka membutuhkan dana minimal US$22,7 juta. Dana diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pengungsi di 7 distrik hingga akhir masa tanggap darurat 31 Oktober. .

“Bajir dan tanah longsor telah menghancurkan lebih dari 9 ribu rumah dan menyebabkan 73.560 orang harus dievakuasi ke 354 lokasi penampungan,” demikian pernyataan Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (UNOCHA), Rabu (7/6/2017) waktu Indonesia.

Seperti diketahui, hujan yang mengguyur sejak 25 Mei lalu menyebabkan banjir besar. Hujan yang dipicu oleh topan Monsun ini menyebabkan longsor di 15 lokasi di Srilanka. Sebanyak 630 ribu orang terdampak bencana ini.

Advertisement