Tak Mau Repotkan Anak, Nenek ini Berjalan Belasan Kilo Meter Jualan Ubi Jalar

nenek
foto Dok Nenden Nurhami

JAKARTA – Dengan langkah tertatih Ema berjalan dari Nagreg hingga Sukajadi. Di tangannya tampak sekantung ubi jalar dalam kresek hitam. Sering kali perempuan itu berangkat di pagi buta dan pulang malam hanya untuk menjajakan ubinya.

“Saya melakukan ini demi beras 3 liter,” ucap Ema dengan nada lirih seperti dilansir @Indozone.id

Tiap satu kilogram ubi, Ema hargai RP 10 ribu. Keuntungan yang ia dapat hanya Rp 3 ribu per kilo. Setiap hari Ema membawa 10 kantong kresek masing-masing seberat 2 kg. Dengan jarak tempuh yang cukup jauh dengan sisa tenaga di masa tuanya, ibu enam orang anak ini sangat luar biasa tak mengenal lelah.

Netizen bernama Nenden Nurhami yang menjuampai Ema menuturkan perjuangan ibu enam anak itu sangat luar biasa. Meski barang daganganya berat Ema tak pernah menyerah.

Bahkan saat Ketua Rumah Yatim itu memberikan beras dan lainnya, dengan rasa terima kasih ibu itu mengungkapkan bahwa dia tak mengharapkan belas kasihan, tapi benar-benar berjualan semata.

“Terimakasih neng, ibu terima tapi niat ibu bukan untuk minta-minta. ibu hanya berjualan,” ucap Nenden menirukan Ema.

Advertisement