Pariwisata Berkembang, Gunung Kidul Tak Lagi jadi Daerah Termiskin di DIY

Salah satu objek wisata di Gunung Kidul, Air terjun Sri Genthuk/ Natural Sunrise tour

GUNUNG KIDUL –  Gunung Kidul tidak lagi menjadi daerah termiskin di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) setelah pariwisata di wilayah tersebut berkembang pesat.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gunungkidul, Sumarwiyanto mengatakan angka kemiskinan di Gunungkidul mengalami penurunan yang cukup signifikan.

“Dibandingkan daerah yang lain [di DIY], Gunungkiudul penurunannya cukup bagus karena mencapai dua persen lebih,” katanya.

Pada survei sosial ekonomi 2015, diketahui angka kemiskinan di Gununungkidul sebesar 21,73 persen. Angka tersebut menjadi yang tertinggi di DIY. Namun pada survei sosial ekonomi 2016, hasilnya menurun signifikan. Dengan metode survei yang sama dengan sebelumnya, yakni dengan mengambil sampel 10 rumah tangga. Hasilnya menunjukkan, angka kemiskinan menurun menjadi 19,34 persen.

“Sekarang Gunungkidul nomor empat [dari empat kabupaten dan satu kota di DIY]. Yang tertinggi [angka kemiskinan] itu di Kabupaten Kulonprogo,” ungkapnya, dilansir Solopos, Kamis (15/6/2017).

Dia menduga penurunan itu disebabkan pesatnya perkembangan pariwisata di Gunungkidul selama beberapa tahun terakhir. Terlebih, semakin banyaknya objek wisata yang dikelola langsung oleh masyarakat, menimbulkan multiefek yang baik bagi perekonomian. Pasalnya masyarakat menerima pendapatan langsung dari sektor pariwisata.

Advertisement