Walkot Bekasi Sidak di RSUD, Sejumlah Dokter Mangkir dan Terjadi Antrian Pasien

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi

BEKASI – Sejumlah dokter di rumah sakit umum daerah Bekasi kedapatan mangkir saat jam awal operasional, Jumat (16/6/2017) saat Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi melakukan sidak.

“Kalau (dokter) yang aparatur sipil negara (ASN), berikan surat peringatan. Kalau bukan ASN, langsung pecat saja,” kata Rahmat memberikan instruksi kepada manajemen RSUD.

Rahmat mendapati belasan dokter spesialis dan umum di rumah sakit tersebut mangkir pada jam operasionalnya sekitar pukul 08.00 WIB hingga menjelang siang hari.

Dari puluhan ruang praktik dokter, hanya satu dokter yang sudah melakukan pelayanan, sementara terjadi antrean di ruang tunggu pasien hingga puluhan orang.

Rahmat pun menyempatkan diri untuk berdialog bersama sejumlah perwakilan pasien yang merasa kecewa dengan situasi itu.

“Saya lihat papan pengumuman kalau praktik dokter dimulai pukul 08.00 WIB. Akan tetapi, sampai pukul 09.00 WIB ruangannya masih sepi,” kata salah satu pasien Muhajir (62).

Rahmat mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan pemeriksaan khusus atas kejadian terlambatnya para dokter praktik di RSUD Kota Bekasi.

Menurut Rahmat, pada tahun ini pihaknya sudah menaikkan tunjangan daerah yang diterima pegawai di lingkungan Pemkot Bekasi sebanyak 60 persen dari total sekitar 4.000 ASN.

“Harapannya ketika kesejahteraan aparatur meningkat, kinerja mereka lebih baik,” katanya, dikutip Antara.

Advertisement