300 Orang Lebih Tewas Akibat Konflik Marawi, Duterte Pastikan Pertarungan Segera Berakhir

Suasana marawi di tengah konflik/ reuters

FILIPINA – Presiden Filipina Rodrigo Duterte telah kembali setelah istirahat lima hari tidak tampil dari publik  untuk meyakinkan tentara dan media bahwa perang melawan pejuang yang berafiliasi dengan ISIS semakin dekat

Sementara jumlah korban tewas telah melampaui 300 orang, Duterte memastikan jika pertarungan terus berlanjut dan akan segera berakhir.

“Pertarungan terus berlanjut, tapi akan berakhir,” kata Duterte kepada tentara dari Posko Divisi Infanteri ke-4 di Kota Butuan, Sabtu (17/6/2017).

Menurut data resmi pemerintah 225 gerilyawan, 59 tentara dan 26 warga sipil tewas dalam pengepungan sejauh ini.

“Sulit untuk melawan orang yang mau mati. Mereka telah merusak nama Tuhan dalam bentuk agama untuk membunuh banyak orang yang tidak bersalah, tanpa alasan. ” ungkapnya.

Presiden tidak tampil sejak hari Minggu lalu, dengan seorang juru bicara mengklaim bahwa dia sedang kelelahan, seperti dilaporkan Reuters. Duterte pun tidak tampil dalam perayaan Hari Kemerdekaan Filipina, Senin lalu.

Ketika ditanya tentang kesehatannya sendiri, Duterte menjawab, “Jangan khawatir, keadaan kesehatan saya tidak penting. Ada wakil presiden yang akan mengambil alih. ” pungkasnya.

 

Advertisement