Kisah di Balik Larisnya Rujak Gendut Barelang Batam

Agustinus, 45 tahun sudah 25 tahun di Batam. Ia berprofesi sebagai penjual rujak buah-buahan di dekat jembatan Barelang, Batam.

Profesi penjual rujak dilakoninya selama 15 tahun (sejak 2002), sebelumnya Agus, alumni SMAN 5 Padang ini pernah menjadi karyawan hingga security pabrik. Pernah juga menjadi tukang ojeg. Karena kerasnya hidup di Batam, Agus sering sekali berurusan sama preman dan teman-teman sesama tukang ojeg.

“Setidaknya- tidaknya 2 kali dalam seminggu uda Agus selalu berantem sama orang. Itu membuat saya cemas,” kata Eldawati, 40, isteri Agustinus.

Karena situasi yang tidak menguntungkan itu, membuat Agus harus memutar otak untuk menafkahi keluarga, apalagi ia sudah dikarunai anak dari pernikahannya dengan El tahun 1998.

Untuk ketenangan keluarga, Agustinus mengambil langkah strategis dalam hidupnya. Ia memutuskan untuk jadi pedagang asongan antar pulau. Terkadang ia membawa es krim dan terkadang sate.

Berdagang antar pulau dilakoni Agustinus selama 1 tahun. Tapi setelah melihat jembatan Barelang yang selalu ramai dikunjungi wisatawan, akhirnya Agus memutuskan berjualan rujak di sekitar jembatan Barelang. Ia jualan dengan motor. Lebih 15 tahun Agus berjualan rujak dengan motor di sekitar jembatan Barelang. Dari harga rujak Rp5000 satu porsi hingga sekarang sudah Rp18.000 per porsinya.

Rujak Agustinus jadi terkenal di Batam, ia laku dengan Brand Rujak Gendut Gitu Loh. Bagi yang sudah mencicipi Rujak Gendut pasti ketagihan. Hingga kini bumbu rujaknya sering dipaketkan ke luar Batam. Bumbu rujak tersebut tahan 3 bulan kalau ditaruh di lemari pendingin. Harga bumbu rujak untuk sekali kirim Agus hanya mematok harga Rp100.000 per kg bumbu belum termasuk packing dan ongkos kirim. Untuk bumbu rujak 1 kg itu dapat digunakan untuk 10 porsi rujak buah.

Tidak hayal ada seorang petinggi TNI di Jakarta yang ketagihan dengan bumbu rujak Gendut.

“Sekali pesan hingga Rp500.000,” ungkap bapak 4 anak ini.

Bagi yang datang langsung ke Batam untuk mendapatkan rujak Gendut ini sangat gampang, kedai Agustinus kini berada di ujung jembatan Barelang. Sejak 4 tahun lalu Agus sudah tidak keliling lagi tapi sudah stay di kedainya.

Tercatat Dewi Persik, Said Agil Husin, Dorce Gamalama, Edi Ramayadi, Jenderal Muldoko dan petinggi TNI lainnya pernah mencicipi Rujak Gendut Barelang.

“Bahkan nama Rujak Gendut itu merupakan inspirasi dari Bunda Dorce,” terang Agus.

Dengan jualan rujak itu, alhamdulillah Agus sudah punya rumah sendiri di Sei Beduk, dan menyekolahkan anak pertamanya Muhammad Zaki Muhayat di SMK Penerbangan, anak kedua Juwita Dwi Wahyuni di kelas 2 SMP, anak ketiga Muhammad Hamka kelas 3 SD, dan sibungsu Muhammad Hanafi Ramadhan baru masuk SD tahun ini.

Untuk aktivitas jualan rujak saat ini pun Agus tidak lagi menggunakan motor, tapi sejak 2 bulan lalu ia sudah menggunakan mobil minibus. Penasaran dengan rasa rujak Gendut? Silahkan datang ke Jembatan Barelang Batam atau pesan lewat no. 081364324933. Selamat mencoba.

Advertisement