BANDUNG – Tukini (54), pengidap kanker payudara sejak tujuh tahun silam harus menjalani hari-harinya seorang diri dalam melawan penyakitnya tersebut, karena suaminya telah meninggal dan ia tak memiliki anak.
Selama tujuh tahun itu, Tukini sendirian menanggung penyakitnya sendiri dan masih berusaha mencari nafkah seorang diri di Karawang, Jawa Barat.
Kerja serabutan dengan gaji tak menentu tetap dijalani sampai akhirnya dia dirujuk untuk berobat ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung dengan menggunakan Kartu BPJS sehingga biaya operasi dan perawatan tak perlu membayar.
Namun, ada yang mengganjal karena selama dia menjalani penyembuhan, uang harus tetap dikeluarkan untuk kebutuhan sehari-hari.
Kini, Tukini yang tinggal di Rumah Singgah Pertiwi, yang jaraknya tak jauh dari RSHS tetap memerlukan uang untuk kebutuhannya sehari-hari. Sudah enam bulan lamanya ia menjalani pengobatan di Bandung untuk menjalani proses penyembuhan setelah payudaranya dioperasi empat bulan lalu.
“Uang itu saya cukup-cukupin saja, kadang saya makan seadanya dan kadang dikasih keluarga pasien yang lain” ujar Tukini, Rabu (5/7/2017), dikutip Tribun Jabar.
Di rumah Singgah Pertiwi, dia sendirian pergi ke Rumah Sakit dan mengurus keperluan rumah sakit seorang diri.
Tukini mengaku berat dengan kondisinya sekarang, namun untuk kesembuhan penyakitnya dia tetap bertahan di Rumah Singgah Pertiwi.
Sekarang, payudara Tukini yang sebelah kanan sudah diangkat dan tinggal menunggu proses penyembuhan.





