Gelar Pertemuan, Negara Anggota OKI Bertekad Wujudkan Perdamaian Bagi Palestina

Pertemuan negara OKI di Istanbul, Selasa (1/8/2017)/ OIC

ISTANBUL – Sekretaris Jenderal Organisasi Kerjasama Islam (OKI) Dr Yousef A. Al-Othaimeen, meminta Negara-negara Anggota OKI, lembaga keuangan dan swasta, sektor swasta dan perorangan untuk menyediakan semua bentuk bantuan kepada masyarakat Palestina.

Dia membuat seruan tersebut dalam pidatonya pada sesi pembukaan pertemuan anggota OKI untuk membahas krisis Palestina dan Israel,  yang diadakan di Istanbul pada hari Selasa, 1 Agustus 2017.

Menurutnya, melalui Islamic Development Bank, pihaknya sedang melaksanakan proyek yang mencakup semua aspek pembangunan sosial dan ekonomi di Palestina.

Ini sebagai tambahan terhadap pembiayaan yang diberikan oleh Dana Solidaritas Islam yang, sejak awal, telah melaksanakan banyak proyek di Negara Palestina hingga mencapai US $ 27 juta, terutama dalam pemeliharaan Masjid Al-Aqsa.

Al-Othaimeen menekankan bahwa pertemuan tersebut penting untuk mengkoordinasikan upaya Negara-negara Anggota OKI untuk menghadapi rencana oleh Israel, kekuatan pendudukan, untuk mengendalikan Al-Aqsha dan Yudaisasi Al-Quds, yang telah diblokade dan diisolasi Dari sisa wilayah Palestina yang diduduki.

Dilansir laman resmi OIC, Al-Othaimeen memperingatkan bahwa kelanjutan agresi Israel terbuka terhadap orang-orang Palestinadan peran anggota OKI harus dapat mengakhiri agresi dan pelanggaran Israel.

Mereka juga harus memberikan perlindungan internasional yang diperlukan kepada rakyat Palestina, yang hanya dapat dicapai melalui dimulainya perundingan yang serius dan efektif untuk mewujudkan perdamaian yang adil dan menyeluruh mengenai masalah Palestina, sesuai dengan prakarsa perdamaian Arab, dua negara Solusi dan resolusi legitimasi internasional yang relevan.

Advertisement