Pertandingan Piala Palestina/ Youtube via Times Of Israel
GAZA – Israel telah melarang 11 pemain sepak bola Palestina untuk melakukan perjalanan dari Gaza ke Tepi Barat untuk bermain di leg kedua final Piala Palestina.
Klub sepakbola Shabab Rafah telah unggul 2-0 melawan Ahli al-Khalil dari Hebron dari pertandingan pertama hari Selasa di Kota Gaza, namun hanya 15 anggota skuad mereka yang diizinkan melakukan perjalanan ke leg kedua, kata presiden klub Khaled Kwaik kepada AFP. “Melarang kiper akan berdampak negatif terhadap performa tim, ” kata Kwaik.Namun meskipun larangan tersebut diberlakukan, permainan langka antara tim-tim dari Jalur Gaza dan Tepi Barat akan berlanjut pada hari Jumat, menurut Asosiasi Sepak Bola Palestina.
Kedua wilayah tersebut dipisahkan oleh Israel dan Palestina yang ingin melakukan perjalanan di antara mereka harus mengajukan izin dari negara Yahudi tersebut.
Tim Tepi Barat dan Gaza bermain di liga terpisah, dimana pemenang memperebutkan piala tersebut.
Tahun lalu, dinas keamanan Shin Bet Israel awalnya melarang tujuh pemain dari Shabab Khan Younis di jalur Gaza. Badan tersebut mengatakan bahwa anggota tim dilarang karena “latar belakang keamanan negatif yang parah.”
Namun, beberapa hari kemudian para pemain mendapat izin, dan akhirnya bisa maju.
Kejuaraan tersebut dihentikan selama 15 tahun sebagian besar karena masalah dengan izin Israel, namun dimulai kembali pada tahun 2015 setelah badan sepak bola dunia FIFA turun tangan.