Tanaman Tembakau Musnah Akibat Abu Sinabung, Warga Karo Merugi

Ilustrasi Awan panas Sinabung/ Foto: Tempo.co

KARO – Abu vulkanik dari erupsi Sinabung baru-baru ini telah merusak tanaman tembakau yang dikembangkan warga Kabupaten Karo.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karo Martin Sitepu di Kabanjahe, Sabtu, mengatakan, erupsi yang terjadi baru-baru ini cukup besar dan mengeluarkan abu vulkanik yang sangat banyak.

Abu vulkanik dengan kondisi yang cukup tebal itu menghinggapi tanaman milik masyarakat sehingga banyak yang rusak. Tanaman yang paling banyak mengalami kerusakan adalah jenis sayur-sayuran seperti cabai, kol, bawang, dan tomat.

Sedangkan tanaman yang benar-benar musnah dan gagal pertumbuhannya adalah tembakau sehingga menimbulkan keraguan bagi masyarakat Karo.

“Tanaman tembakau itu paling banyak musnah di Kecamatan Payung dan Kecamatan Tiga Nderket,” katanya, dilansir Antara, Sabtu (5/8/2017).

Menurut dia, dari pendataan yang dilakukan BPBD, terdapat 13 kecamatan yang terpapar abu vulkanik dari erupsi Gunung Sinabung baru-baru ini.

Namun kondisi yang paling parah terjadi di enam kecamatan yakni Payung, Tiga Nderket, Merdeka, Kabanjahe, Simpang Empat, dan Naman Teran.

Kondisi itu cukup mempengaruhi hasil produk pertanian yang berasal dari Kabupaten Karo.

Ia mengatakan, dibutuhkan dukungan dari Kementerian Pertanian untuk membantu warga Karo guna mengatasi masalah pertanian yang muncul akibat erupsi tersebut.

Advertisement