PORTUGAL – 13 orang tewas dan 49 lainnya terluka pada Selasa (15/8/2017)Â ketika pohon oak yang berusia 200 tahun jatuh dan menimpa korban di sebuah festival keagamaan di pulau Madeira, Portugal.
Dilansir AFP, Miguel Reis, kepala ahli bedah di rumah sakit di ibukota Madeira Funchal, dalam sebuah konferensi pers mengatakan jika sebanyak 12 orang, empat di antaranya anak-anak, terluka parah.
Empat orang yang terluka adalah orang asing, dengan kewarganegaraan Prancis, Jerman, Belanda dan Hungaria.
Pihak berwenang telah melakukan penyelidikan atas apa yang terjadi. Walikota Funchal, Paulo Cafofo, mengatakan bahwa pohon tersebut tidak dianggap beresiko.
Sementara itu Perdana Menteri Portugal Antonio Costa menyampaikan belasungkawa kepada keluarga dan teman para korban, sementara Presiden Marcelo Rebelo de Sousa tiba di lokasi kejadian untuk menunjukkan dukungan bagi orang-orang yang berduka.





