Kemiskinan Pedesaan di Jatim Tertinggi di Indonesia

Ilustrasi kemiskinan/ beritasuslsel

SURABAYA – Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa mengatakan jika angka kemiskinan pedesaan di Jawa Timur (Jatim) dari tahun ke tahun tinggi dan selalu berada di peringkat nomor satu se- Indonesia.

Ia menambahkan jika  tingginya angka kemiskinan pedesaan di Jatim itu karena para petani sudah banyak yang tidak lagi memiliki lahan sendiri. Mensos juga memaparkan data dari Badan Pusat Statistik yang menyebut kenaikan garis kemiskinan Jatim di pedesaan selalu lebih tinggi dibanding perkotaan.

“Pada periode September 2014 hingga Maret 2015 tercatat garis kemiskinan di pedesaan Jatim naik sebesar 6,49 persen, sedangkan di perkotaan hanya naik 3,93 persen,” katanya, Rabu (16/8/2017), di Surabaya, dilansir Antara.

Dia menambahkan sepanjang periode September 2016 hingga Maret 2017 penduduk miskin di Jatim hanya menurun 0,01 persen. Selain itu, kesenjangan yang tinggi antara si kaya dan miskin juga menjadi penyebabnya.

Sementara itu Wakil Ketua Pengurus Wilayah Muhammadiyah Jatim Prof. Dr. Zainuddin Maliki mengatakan  tingginya kesenjangan ekonomi di Jatim terbukti dari 47 persen Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jatim yang hanya ditopang oleh empat perkotaan, yaitu Surabaya, Sidoarjo, Gresik dan Kediri.

Advertisement