HONGKONG – Korban tewas akibat topan Hato meningkat menjadi 12 pada Kamis (24/8/2017) setelah badai menerjang Cina selatan dan menghancurkan gedung pencakar langit Hongkong.
Dilansir AFP, Pemerintah Macau mengatakan satu jenazah ditemukan di tempat parkir dalam ruangan pada Kamis pagi, namun identitas korban belum dapat diungkap.
Lebih dari 120 lainnya terluka saat kota tersebut dilanda angin topan dan hujan deras. Seorang pria berusia 83 tahun yang sebelumnya mengira menjadi korban telah melakukan bunuh diri saat topan tersebut.
Di provinsi Guangdong, Cina selatan, setidaknya empat orang meninggal dan sekitar 27.000 orang dievakuasi ke tempat penampungan sementara, seperti dilaporkan Xinhua.
Di Zhuhai, yang berbatasan dengan Macau, sekitar 275 rumah roboh dan kerugian mencapai 5,5 miliar yuan ($ 826 juta).
Hongkong dan wilayah sekitarnya selalu ditejang oleh topan antara bulan Juli dan Oktober, dan ini merupakan topan terhebat selama beberapa tahun terakhir.
Layanan transprtasi feri antara Macau dan Hongkong juga masih mengalami penundaan hingga Kamis pagi.





