JAKARTA, KBKNEWS.id — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) pagi, menimbulkan korban jiwa.
Seorang perempuan bersama dua anaknya dilaporkan tewas setelah tertimbun reruntuhan rumah di Desa Liang Deruk, Kecamatan Lambaleda Timur, Kabupaten Manggarai Timur.
Kasat Reskrim Polres Manggarai Timur Iptu Ahmad Zacky Shodri membenarkan adanya tiga korban dalam satu keluarga tersebut.
“Ibu dan dua anak meninggal,” kata Ahmad, Sabtu.
Video yang memperlihatkan proses evakuasi salah satu korban juga beredar di media sosial. Dalam rekaman tersebut, seorang perempuan terlihat dalam posisi telentang di antara reruntuhan bangunan. Warga kemudian berupaya mengevakuasi korban.
Belum diketahui secara pasti bagaimana ketiga korban terjebak di dalam rumah ketika gempa terjadi. Identitas para korban juga masih dalam proses pendataan.
Selain di Manggarai Timur, gempa turut menimbulkan korban di Kabupaten Sikka. BNPB melaporkan dua orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka-luka.
Tim SAR gabungan juga mengevakuasi tiga korban dari Pelabuhan Lauren Say Maumere, Sikka. Salah satu korban, Meliana Nenong (54), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara dua korban lainnya mengalami luka-luka dan dibawa ke RSUD TC Hillers Maumere.
BMKG mencatat gempa susulan masih terjadi setelah gempa utama. Hingga pukul 08.45 Wita, tercatat 44 kali gempa susulan di wilayah NTT.
Tim gabungan bersama BPBD dan unsur terkait masih melakukan pendataan serta penanganan terhadap dampak gempa di sejumlah wilayah NTT.





