CAIRO – Otoritas Mesir pada Ahad (27/8/2017) akan membuka kembali perbatasan Rafah dengan Jalur Gaza, selama dua hari, Kedutaan Besar Palestina di Kairo mengumumkan pada hari Kamis (24/8/2017).
Menurut pernyataan kedutaan tersebut, gerbang itu akan tetap terbuka selama dua hari pada 27-28 Agustus di kedua arah demi kemanusiaan. Agar rakyat Gaza bisa melaksanakan libur Idul Adha, salah satu dari dua perayaan paling signifikan dalam kalender Islam.
Dikutip dari Anadolu Agency, Israel telah memblokade Jalur Gaza melalui udara, darat dan laut sejak tahun 2007. Ia memiliki tujuh penyeberangan perbatasan yang menghubungkannya dengan dunia luar, enam di antaranya dikendalikan oleh Israel, sementara yang ketujuh – merupakan penyeberangan Rafah – dikendalikan oleh Mesir. Gerbang Rafah dijaga ketat sejak Presiden Mohamed Morsi, pemimpin pertama yang terpilih secara demokratis di Mesir, pada tahun 2013 dikudeta militer.





