PBB Tegaskan Tak Ada Tekanan dari Koalisi Yaman tentang Laporan Kematian Anak

Ilustrasi Anak-anak Yaman mencari air untuk diminum, negara ini dilanda kelaparan. Foto: EPA

YAMAN – Perserikatan Bangsa-Bangsa menegaskan tidak ada tekanan dari sebuah koalisi pimpinan-Saudi mengenai laporan PBB tentang kematian anak di Yaman.

Sekretaris Jenderal Antonio Guterres mengatakan pada hari Minggu (27/8/2017) di tengah meningkatnya kekhawatiran akan korban sipil dari serangan udara aliansi tersebut.

Berbicara kepada Reuters dalam sebuah kunjungan ke Kuwait, Guterres menambahkan bahwa dalam hal apapun tidak ada tekanan yang dapat mempengaruhi keputusan akhirnya apakah akan mengembalikan koalisi yang dipimpin oleh Saudi ke daftar hitam tentang hak anak yang ditulis dalam laporan tersebut.

“Kami tidak menghadapi tekanan apapun dan kami menganggap tidak ada tekanan yang PBBakan menyebabkan apapun,” tuturnya.

“Ada pekerjaan teknis yang dilakukan, dan pada akhirnya, itu akan dipresentasikan kepada saya dan saya akan mengambil keputusan sesuai dengan apa yang akan saya rasakan adalah hal yang benar untuk dilakukan.” tambah. nya

Draft laporan tentang anak-anak dan konflik bersenjata, yang masih harus disetujui oleh Guterres dan dapat berubah, menyalahkan koalisi pimpinan-Saudi atas 680 korban anak-anak dan tiga perempat serangan terhadap sekolah dan rumah sakit di Yaman.

Koalisi tersebut telah ada dalam daftar hitam tahun lalu setelah laporan PBB sebelumnya menyalahkannya atas 60 persen kematian dan luka anak di Yaman pada tahun 2015.

Misi PBB Arab Saudi mengatakan pada 16 Agustus tidak ada pembenaran untuk menempatkan koalisi dalam daftar hitam. Dia menolak mengomentari temuan dalam draf laporan untuk tahun 2016.

Advertisement