BOYOLALI – Satu keluarga, terdiri dari satu ibu dan tiga anaknya, dua diantaranya meninggal dunia, setelah menggunakan obat pembasmi kutu.
Sang ibu, yakni Akhir Rustiyani (35) dan anaknya, Klarissa (12), masih dirawat di rumah sakit. Sementara dua anaknya yang lain, yakni Qoulan Shakila (9) meninggal pada Sabtu (26/8/2017) pagi dan Khamila (5), menyusul meninggal pada Sabtu malam.
Kapolres Boyolali AKBP Aries Andhi melalui Kasat Reskrim AKP Miftakhul Huda, Minggu (27/8/2017) menjelaskan kasus tersebut masih dalam upaya penyelidikan, pihaknya sudah memeriksa saksi yang mengetahui peristiwa tersebut serta mengamankan sebuah botol obat insektisida berjenis Diazinon.
Diazinon adalah jenis insektisida yang digunakan untuk obat pertanian dan digunakan untuk memberantas hama seperti kutu tanaman, ulat, serangga dan sebagainya.
Untuk penyelidikan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan labfor untuk pemeriksaan sisa cairan yang diduga menjadi penyebab keracunan. “Kami masih melakukan penyelidikan,” terangnya, dilansir KRJogja.
Pihak keluarga menolak otopsi jenazah korban yang meninggal dan memilih untuk langsung dimakamkan.
Kejadian naas tersebut bermula saat pada Jumat (25/8/2017) malam lalu, dimana Rustiyani dan ketiga anaknya menggunakan cairan pembasmi kutu yang jenisnya saat ini masih diperiksa, dengan cara dibilas ke kepala.
Cairan obat kutu tersebut didapat dari salah satu tetangganya. Tak berselang lama, keempatnya menderita gejala keracunan dan langsung dilarikan ke rumah sakit.





