Kekeringan di Tulungagung, Warga Harus Jalan 4 Km untuk Dapatkan Air

Ilustrasi/Ist

TULUNGAGUNG – Kekeringan di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur meluas setelah 218 KK di Desa Pakisrejo, Kecamatan Tanggunggunung mengajukan permohonan bantuan air bersih.

Beberapa sumber air sudah tidak mengeluarkan air sehingga warga harus rela berjalan hingga 3-4 kilometer untuk mengambil air dari sumber air lainnya, namun sumber tersebut kini juga sudah menipis ketersediaan airnya.

“Krisis air bersih ini sudah sejak tiga bulan terakhir, dan beberapa sumber air juga menipis airnya,” kaya Sumadi, warga Dusun/Desa Pakisrejo, yang juga mengatakan kekeringan sudah terjadi tiga bulan terakhir.

Sementara Kepala BPBD Tulungagung Suroto mengatakan, dikutip Antara, sebelumnya hanya satu desa di Kecamatan Besuki yang lebih dulu meminta suplai air bersih. Namunn Selasa (19/9/2017) menjadi bertambah permintaannya.

Di Desa Pakisrejo tersebut, dampak kekeringan paling parah dialami warga yang bermukim di dua dusun, yakni Dusun Jatirejo dan Pakisrejo yang merupakan Dusun Krajan .
Hasil pendataan BPBD, diketahui di Dusun Jatirejo terdampat memiliki 147 KK yang terdampak kekeringan dengan jumlah warga sebanyak 342 jiwa.

Sedangkan di Dusun Pakisrejo terdata 71 KK dengan jumlah warga sekitar 178 jiwa.

Pihaknya kemarin mengerahkan satu tengki air bersih volume 5.000 liter.

Advertisement