Puluhan Anak Masih Hilang Akibat Gempa Meksiko

Evakuasi korban gempa Meksiko yang terjadi Selasa (19/9/2017)/ AFP

MEKSIKO – Adriana Fargo dengan gugup menggigit bibirnya saat dia menunggu kabar mengenai nasib anak perempuannya yang berusia tujuh tahun, yang diduga terkubur di sisa-sisa gempa atas hancurnya sekolah dasar dan sekolah menengah Mexico City.

Sedikitnya 21 anak tewas ketika sebuah bangunan tiga tingkat di sekolah Enrique Rebsamen ambruk setelah gempa berkekuatan 7.1 skala Richter melanda Meksiko pada hari Selasa.

Tiga puluh anak hilang, dan beberapa masih bisa diselamatkan.

“Tidak ada yang bisa membayangkan rasa sakit yang saya alami saat ini,” kata Fargo, terbungkus selimut saat dia duduk dengan orang tua yang juga mencari anaknya.

Seorang penyelamat, yang berbicara tanpa menyebut nama, mengatakan kepada AFP bahwa ada tanda-tanda korban selamat.

“Tampaknya ada sekitar 20 anak yang selamat dengan seorang guru di dalam kelas,” kata si penyelamat.

Dia mengatakan ada juga sembilan tubuh tak bernyawa di puing-puing. Sampai sekarang, 11 anak dan setidaknya satu guru ditarik hidup dari puing-puing.

Presiden Enrique Pena Nieto, yang bergegas ke lokasi, memperingatkan bahwa jumlah korban tewas bisa meningkat.

Gempa Selasa melanda saat negara tersebut baru saja pulih dari gempa berkekuatan 8,2 skala Richter yang melanda pada 7 September di Meksiko selatan, menewaskan sekitar 100 orang dan menghancurkan rumah-rumah.

Semua terjadi setelah pemerintah Meksiko mengatakan bahwa mereka telah memeriksa sekolah-sekolah di negara tersebut, dan memastikan bahwa bangunan tersebut tahan gempa.

Gempa juga terjadi pada saat ulang tahun mengenang gempa besar tahun 1985 yang menewaskan lebih dari 10.000 orang, sebuah peristiwa yang masih menghantui sebuah negara yang rentan bencana gempa.

Advertisement