Serangan Granat di Kashmir, Tiga Tewas dan Puluhan Terluka

Serangan granat di Kashmir tewaskan tiga orang dan puluhan terluka/ via Xinhua

INDIA – Sedikitnya tiga warga sipil tewas dan 30 lainnya termasuk tujuh tentara paramiliter terluka dalam sebuah serangan granat di Kashmir yang dikuasai India, Kamis (21/9/2017).

Serangan granat dilakukan di kota Tral, distrik Pulwama, sekitar 41 km selatan kota Srinagar.

“Militan yang dicurigai melemparkan sebuah granat dan kemudian melakukan penembakan tanpa pandang bulu di kota Tral dekat terminal bus,” kata seorang pejabat polisi.

“Granat tersebut mencapai target yang dituju dan meledak di jalan pembunuhan dan melukai warga sipil.” tambahnya.

Pejabat kesehatan mengatakan tiga warga sipil terbunuh dan 30 lainnya dibawa ke rumah sakit dalam kondisi terluka.

“Tiga warga sipil dibawa tewas dan 30 lainnya dirawat di rumah sakit,” kata petugas pengawas medis di rumah sakit Tral kepada media setempat.

Laporan mengatakan bahwa serangan tersebut ditujukan pada kavaleri seorang menteri lokal Nayeem Akhter, yang sedang melewati kota tersebut.

“Tujuh personil kami ditugaskan untuk bertugas terluka dalam serangan tersebut,” Rajesh Yadav, juru bicara pasukan penjaga polisi Central Guard (CRPF) India mengatakan kepada Xinhua.

Sejauh ini, tidak ada militan yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Kelompok militan yang menentang peraturan New Delhi terlibat dalam perang gerilya dengan pasukan India di wilayah tersebut sejak 1989. Pertempuran sengit antara kedua belah pihak berlangsung sebentar-sebentar. Kadang-kadang militan menargetkan polisi dan paramiliter melalui granat.

Kashmir, wilayah Himalaya terbagi antara India dan Pakistan, diklaim oleh keduanya secara penuh. Sejak kemerdekaan mereka dari Inggris, kedua negara telah bertempur dalam tiga perang, dua secara eksklusif di atas Kashmir.

Advertisement