KABUL – Pembom bunuh diri dan militan menembaki mortir menyerang bandara Kabul saat kunjungan Menteri Pertahanan AS Jim Mattis pada hari Rabu (27/9/2017) yang memicu serangan udara AS dan secara tidak sengaja membunuh warga sipil.
Bentrokan dan korban tewas membayangi sebuah kunjungan yang dimaksudkan untuk menunjukkan dukungan AS kepada pemerintah Afghanistan dan memberikan peringatan tajam mengenai risiko yang terkait dengan kebijakan AS yang lebih agresif yang diharapkan dapat meningkatkan jumlah serangan udara.
Beberapa jam setelah Mattis mendarat di Kabul, militan menembakkan amunisi peledak tinggi termasuk peluru mortir di dekat bandara utama dan meledakkan beberapa rompi bunuh diri dalam sebuah serangan yang diklaim oleh Taliban dan negara Islam.
Orang-orang bersenjata bersembunyi di sebuah rumah di dekatnya yang berjuang melawan pasukan keamanan hampir sepanjang hari.
Pasukan AS melakukan serangan udara yang mendukung sebuah unit polisi khusus Afghanistan yang memerangi penyerang namun mengalami “kerusakan rudal”, menyebabkan beberapa korban tewas, misi NATO pimpinan AS di sana mengatakan kepada Reuters.
“Kami mengambil setiap tindakan pencegahan untuk menghindari korban sipil, bahkan saat musuh Afghanistan terus beroperasi di lokasi yang dengan sengaja membuat warga sipil memiliki risiko sangat tinggi.” terangnya.





