BALI – Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Kasbani, menyatakan potensi Gunung Agung meletus tetap tinggi sesuai tanda-tanda yang muncul dari hasil pengamatan di pos pantau di wilayah Rendang, Karangasem.
“Mengenai waktu kapan erupsi atau meletus kami tidak dapat pastikan. Hanya Tuhan yang tahu,” ujarnya, dilansir Antara, Jumat (29/9/2017) malam.
Kasbani menerangkan bahwa setiap gunung memiliki sifat masing-masing yang tidak dapat diprediksi waktu erupsi secara pasti. Terlebih Gunung Agung lama tertidur sampai 54 tahun.
Terkait jumlah kuantitas dan kualitas gempa yang fluktuatif, kadang naik kadang turun, dirinya menegaskan bahwa secara umum tingkat gempa masing sangat tinggi dan potensi letusan pun tetap tinggi.
“Saya tegaskan sekali lagi bahwa potensi letusan atau erupsi masih sangat besar. Masih berada di level empat atau status awas,” tutur dia.





