NIGERIA – UNICEF mengatakan pada Jumat (29/9/2017) bahwa pemberontakan yang dilakukan militan Boko Haram yang terus berlanjut di Nigeria utara telah memaksa penutupan lebih dari 57% sekolah di negara bagian Borno, dan menyisakan sekitar 3 juta anak-anak tanpa pendidikan.
“Anak-anak di Nigeria timur laut hidup dalam kengerian yang begitu banyak,” kata Justin Forsyth, Wakil Direktur Eksekutif UNICEF pada akhir kunjungan tiga hari ke Maiduguri, pusat krisis di timur laut.
“Selain merusak gizi buruk, kekerasan dan wabah kolera, serangan terhadap sekolah dalam bahaya menciptakan generasi anak yang hilang, mengancam masa depan mereka dan negara mereka.” ujarnya.





