Ribuan Warga Aceh Terdampak Pascabencana Banjir

ilustrasi/Ist

JAKARTA-Banjir yang melanda beberapa daerah di Aceh yang terjadi sejak Jumat (11/12) lalu, pagi ini mulai surut.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) ,data sementara sementara masyarakat yang terkena dampak banjir sebanyak 13.553 jiwa atau lebi dari 3.500 KK.

Seperti diberitakan dalam situs resmi BNPB Selasa (15/12), daerah paling luas terendam banjir adalah Kecamatan Kaway XVI . 21 desa dengan 7.211 jiwa atau 1.841 KK terdampak dan Kecamatan Woyla Barat (20 desa dengan 3.479 jiwa/ 1.000 KK terdampak).

Sementara itu, di Kabupaten Aceh Jaya banjir telah merendam 1.338 rumah dan berdampak pada 6.690 jiwa yang tersebar di 28 desa di 4 kecamatan. Tidak ada korban jiwa dan laporan kerusakan.

Sedangkan, Kabupaten Pidie banjir merendam 10 desa. Dampak banjir sekitar 1.000 jiwa terdampak, 16 KK mengungsi (saat ini sudah kembali ke rumahnya), 2 unit rumah hanyut, 16 rumah rusak berat, 4 unit rumah harus direlokasi, dan jalan yang menghubungkan antara Meulaboh-Pidie terputus sepanjang 30 meter.

Di wilayah lain, Banjir melanda Kabupaten Aceh Tenggara pada  11 Desember 2015, pukul 03.00 WIB. Banjir merendam 60 rumah di Kecamatan Darul Hasanah. Tidak ada korban jiwa. Satu jembatan belly sepanjang 8 meter putus.

Dua wilayah lain mengalami banjir yaitu Kabupaten Nagan Raya dan Aceh Selatan. Banjir di Kabupaten Nagan Raya terjadi pada 11 Desember 2015, pukul 12.00 WIB hingga 13 Desember 2015. Banjir merendam beberapa wilayah sehingga berdampak pada 7.283 KK/28.

141 jiwa yang tersebar di 8 kecamatan, sedangkan banjir di Kabupaten Aceh Selatan (11/12), pukul 21.00 WIB, merendam ribuan rumah di 11 kecamatan. Satu orang dilaporkan meninggal dunia di Kecamatan Labuhan Haji. Kerusakan fisik meliputi 8 rumah rusak berat, 4 rumah rusak sedang, beberapa jalan desa terputus total di Kecamatan Labuhan Haji.

Advertisement