MOGADISHU—Kekeringan parah di Somalia kembali merenggut korban jiwa. Kali ini 9 orang tewas di wilayah Galkayo.  Walikota Galkayo, Hersi Yusuf Bare memperingatkan, bahwa situasinya bisa memburuk.
“Orang-orang miskin yang saya temui di tanah pastoral Harhaar sangat rentan terhadap dampak kelaparan yang disebabkan oleh kekeringan parah,” kata Bare seperti dilansir Kantor Berita NAM, Kamis (5/10/2017). “Sejauh ini, sembilan orang telah meninggal di daerah yang dikunjungi, pertanda bahwa banyak lagi yang rentan,” tambahnya.
Bare menambahkan, cuaca ekstrem ini juga telah membuat ribuan orang dari daerah yang berjarak 750 km dari Mogadishu ini mengungsi. Selain itu, banyak warga yang nomaden juga terpaksa harus kembali berpindah karena kekerangan terus menghancurkan sebagian besar ternak mereka.
Badan PBB, OCHA pada 31 Agustus lalu menyatakan bahwa malnutrisi telah mencapai tingkat darurat di sejumlah lokasi di Somalia selatan dan tengah. “Malnutrisi, salah satu indikator utama krisis, telah mencapai tingkat darurat di sejumlah lokasi di Somalia selatan dan tengah,” demikian dilansir OCHA melalui ReliefWeb.





