RIO DE JANEIRO – Empat anak dan seorang guru meninggal pada Kamis (5/10/2017) di tenggara Brasil setelah seorang petugas keamanan di sekolah menyemprot dengan alkohol dan membakar mereka.
Beberapa lainnya luka-luka karena api menyebar di Janauba, di negara bagian Minas Gerais, sebelum dikendalikan oleh petugas pemadam kebakaran.
Sementara penjaga tersebut dirawat di rumah sakit dalam kondisi serius dengan luka bakar di sekujur tubuhnya.
Saksi mata mengatakan kepada situs berita online UOL, seperti dikutip AFP, bahwa pria berusia lima puluhan itu telah bekerja sebagai penjaga malam selama delapan tahun.
Presiden Michel Temer mengucapkan duka cita melalui Twitter.
“Saya sangat sedih dengan tragedi ini yang melibatkan anak-anak di Janauba, dan saya ingin mengungkapkan solidaritas saya dengan keluarga,” Temer menulis.
Sebagai ayah yang memiliki anak yang masih sekolah, Temer mengatakan bahwa ia mengerti hal tersebut sangat menyakitkan bagi orang tua.
Janauba, sebuah kota berpenduduk 70.000 jiwa, terletak sekitar 600 kilometer sebelah utara kota Belo Horizonte.
Atas peristiwa tersebut kantor walikota Janauba memutuskan tujuh hari berkabung.





