Kaki Diamputasi, Mata Bengkak Pria ini Tetap Semangat Nafkahi Istri

bekerja

JAKARTA – Ia berjalan dengan dua tongkat kayu. Langkahnya tertatih akibat satu kakinya yang harus diamputasi. Sambil membawa bambu Laseni berkeliling Blitar berharap bambunya ada yang membeli.

Seperti dikutip dari kiriman Facebook Arif Witanto, Laseni alias Krempeng tinggal di Jingglong, Sutowijayan, Blitar, di sebuah rumah sederhana bersama anak istrinya. Tidak hanya tertatih, mata kiri Laseni juga membengkak.

Meski dengan kondisi fisik yang cacat, namun Laseni tidak menyerah pada keadaan yang membelenggunaya. Impian Laseni hanya satu yakni bisa menghidupi istrinya Sutarti dengan cukup.

“Setiap hari ia mencari tunggak bambu yang sudah dipotong untuk kemudian dijual guna memenuhi kebutuhan hidup sehari_harinya. Kini mata kanannya membengkak sehingga membuatnya terganggu dalam melakukan pekerjaannya, sehingga terkadang ia tidak bisa bekerja,” tulis Arif dalam postingannya.

Advertisement