JAKARTA – Memasuki musim hujan, masyarakat dihimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dari ancaman banjir dan longsor.
Saat ini sebagian wilayah sudah memasuki musim penghujan, meskipun secara keseluruhan baru masuk musim penghujan pada awal November mendatang. Musim kemarau telah menyebabkan tanah-tanah retak mudah terisi aliran permukaan saat hujan sehingga memicu longsor.
Berdasarkan data dari BNPB, longsor adalah bencana yang banyak menimbulkan korban jiwa. Selama tahun 2017 ini, tercatat 438 kejadian bencana longsor di Indonesia. Dampak longsor menyebabkan 95 orang meninggal dunia, 132 orang luka-luka, 43.416 orang menderita dan mengungsi, dan lebih dari 1.500 unit rumah rusak.
Puncak musim penghujan diperkirakan pada Januari mendatang sehingga ancaman banjir dan longsor akan makin meningkat.
Diberitakan sebelumnya banjir dan longsor sudah melanda Pangandaran, Jawa Barat akibat hujan deras yang turun sejak Jumat malam (6/10/2017) dan telah menyebabkan sungai dan anak-anak sungai meluap sehingga banjir di wilayah Pangandaran.
Hingga Sabtu banjir masih merendam Komplek Perum Garden Estetika Dusun Cikangkung RT 01 RW 04 Desa Cikembulan Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran, dengan ketinggian mencapai 2 meter.
Evakuasi dilakukan oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Pangandaran (DPKPB) bersama TNI, Polri, Basarnas, BPBD Provinsi Jawa Barat, SKPD, relawan dan masyarakat.
Hujan juga menyebabkan longsor menimbun dua rumah di Dusun Sangkang Bawang RT 19 RW 08 Desa Kalijati Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran. Longsor menimpa 2 rumah warga berpenghuni 2 KK (7 jiwa). 4 orang meninggal dunia dan 3 orang luka ringan tertimbun.





