PORTUGAL – Sedikitnya 36 orang tewas dalam kebakaran hutan yang menerjang lahan pertanian dan hutan kering di Portugal dan juga menewaskan tiga orang di negara tetangga barat laut Spanyol pada hari Minggu (15/10/2017) dan Senin (16/10/2017).
Petugas pemadam kebakaran sedang berjuang melawan 50 kebakaran di Portugal dan jumlah serupa di Spanyol. Pemerintah Portugal meminta bantuan internasional dan mengumumkan keadaan darurat di wilayah utara sungai Tagus, sekitar setengah dari wilayahnya.
Api berhasil melahap pedesaan Iberia yang kekeringan akibat musim panas yang luar biasa dan angin kencang sisa Badai Ophelia menyapu daerah pesisir, yang membuat api semakin membesar.
Tayangan televisi menunjukkan desa-desa ditinggalkan para warga dengan banyak rumah dan kendaraan hangus tertinggal di jalan.
Partai oposisi Portugal dan media mengecam keras pemerintah karena gagal mencegah gelombang baru api mematikan setelah kebakaran hutan terburuk di negara itu pada bulan Juni yang menewaskan 64 orang.
Perdana Menteri Antonio Costa, bagaimanapun, menolak untuk memecat menteri dalam negerinya dan membela usaha pemerintahnya untuk mereformasi sistem manajemen kehutanan yang bermasalah.
“Ini adalah masalah struktural yang kita hadapi. Ini bukan saatnya pengunduran diri, tapi untuk solusi.” katanya kepada wartawan usai pidato televisi untuk negara tersebut, seperti dilansir Reuters, Selasa (17/10/2017).





