Serangkaian Serangan Bom Dahsyat di Somalia

Bom Mogadishu, Sabtu (14/10/2017)/ Reuters
MOGADISHU – Pengeboman dua truk pada akhir pekan  yang menewaskan lebih dari 300 orang di Mogadishu merupakan yang paling mematikan di Somalia sepanjang konflik.
Tahun ini mungkin akan menjadi rekor suram lain di negara Tanduk Afrika, yang  telah terbelah akibat perang saudara sejak tahun 1991.

Pemberontakan Islam yang dimulai pada 2007 telah terus mengalami kerugian sejak diusir dari ibukota Mogadishu pada 2011 namun kemampuannya untuk melakukan serangan dahsyat tetap ada. Berikut serangkaian serangan dahsyat lainnya yang pernah terjadi di Somalia, sebagaimana dirangkum AFP.

2017 –

19 Februari: Sebuah bom mobil meledak di sebuah persimpangan sibuk di ibukota Mogadishu, menewaskan 39 orang.

Tidak ada yang bertanggung jawab tapi datang pada hari militan Islam Shabaab memperingatkan perang tanpa ampun terhadap presiden baru tersebut.

– 2016 –

29 Februari: Sedikitnya 30 orang tewas dan sekitar 60 lainnya cedera dalam pemboman kembar di kota barat daya Baidoa, yang diklaim oleh Shabaab yang terkait dengan al-Qaeda.

– 2013 –

14 April: Sebuah pasukan sembilan orang yang melakukan serangan bunuh diri meledakkan jalannya menuju kompleks pengadilan utama Mogadishu dengan mengamuk yang menyebabkan 29 warga sipil tewas, sementara sebuah serangan bom terpisah membunuh lebih dari lima orang.

– 2012 –

24 Januari: Shabaab mengklaim serangan bunuh diri yang membunuh 33 tentara di sebuah pangkalan militer yang menampung pasukan penjaga perdamaian Ethiopia di Somalia tengah.

– 2011 –

4 Oktober: Sedikitnya 82 orang tewas dan 150 lainnya cedera dalam pemboman truk di kompleks menteri pemerintahan transisi. Ini adalah serangan pertama yang diklaim oleh Shabaab sejak mereka diusir dari Mogadishu.

– 2010 –

1 Mei: Pemboman kembar mengguncang pasar Bakara yang populer di Mogadishu dan sebuah masjid di dekatnya, sebuah benteng Islam. Sedikitnya 32 orang terbunuh, mayoritas anggota Shabaab.

24 Agustus: 33 orang termasuk beberapa anggota parlemen tewas setelah Shabaab melakukan serangan bunuh diri di sebuah hotel di Mogadishu yang sering dikunjungi oleh anggota parlemen dan pejabat tinggi pemerintah.

Advertisement