Myanmar Tangkap Dua Jurnalis yang Gunakan Drone untuk Ambil Gambar

MYANMAR – Polisi Myanmar menahan dua wartawan dari Singapura dan Malaysia, juga juru bahasa dan sopir mereka pada hari Jumat (27/10/2017) di Nay Pyi Taw, Myanmar, karena menggunakan pesawat tak berawak atau drone untuk mengambil gambar di dekat kompleks parlemen.

Wartawan  Lau Hon Meng dari Singapura dan Mok Choy Lin dari Malaysia  diinterogasi di sebuah kantor polisi di ibukota Myanmar Nay Pyi Taw setelah ditahan di pagi hari

Shwe Thaung, seorang petugas dari kantor polisi Nay Pyi Taw No 1, di mana keempat orang tersebut ditahan, mengkonfirmasi fakta-fakta dasar insiden tersebut namun menolak untuk menguraikan, termasuk apakah ada tuntutan diajukan, dengan alasan penyelidikan yang sedang berlangsung.

“Kami masih menyelidiki dan tidak bisa mengatakan lebih dari itu,” kata Shwe Thaung, dikutip Channelnewsasia.

Kementerian Informasi Myanmar mengatakan bahwa para jurnalis bermaksud untuk mengambil foto gedung parlemen dan pagoda Nay Pyi Taw saat penjaga keamanan melihat mereka.

Penyiar negara bagian Myanmar, MRTV, mengatakan bahwa wartawan tersebut tidak memiliki izin untuk memfilmkan parlemen dengan sebuah pesawat tak berawak.

Advertisement