Konvoi Bantuan PBB untuk Puluhan Ribu Warga di Pinggiran Damaskus

Ilustrasi konvoi bantuan/ AFP

DAMASKUS- Sebuah konvoi dari Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Palang Merah Arab Suriah berhasil memasuki kota-kota di pinggiran kota Damaskus, Ghouta yang terkepung, Senin (30/10/2017).

Konvoi tersebut membawa bantuan kepada 40.000 orang untuk pertama kalinya sejak Juni 2016. Penduduk dan pekerja bantuan mengatakan pekan lalu bahwa pengepungan yang ketat oleh pasukan pemerintah telah mendorong orang-orang ke ambang kelaparan di pinggiran timur.

Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) mengatakan di Twitter bahwa mereka telah memasuki kota Kafra Batna dan Saqba. Bulan Sabit Merah Arab Suriah mengatakan dalam sebuah tweet terpisah bahwa konvoi antar-agensi memiliki 49 truk.

Juru bicara OCHA Jens Laerke mengatakan Mereka membawa makanan, nutrisi dan barang kesehatan untuk 40.000 orang yang membutuhkan. “Terakhir kali kita sampai di dua lokasi ini pada Juni 2016,” katanya.

Seorang petugas kesehatan di Saqba yang hadir saat konvoi tersebut mulai melepaskan muatan mengatakan bahwa sembilan truk bahan makanan, termasuk susu dan selai kacang, dan empat truk obat telah sampai sejauh ini.

“Bantuan lebih lanjut untuk melengkapi pengiriman hari ini direncanakan dalam beberapa hari mendatang,” tambah Laerke.

Juru bicara UNICEF mengatakan sedikitnya 1.200 anak-anak di Ghouta timur menderita kekurangan gizi, dengan 1.500 lainnya berisiko. Sementara Bettina Luescher, juru bicara WFP, mengatakan bahwa konvoi tersebut membawa persediaan nutrisi untuk 16.000 anak-anak.

Makanan, bahan bakar dan obat-obatan pernah melintasi garis depan ke daerah pinggiran melalui jaringan terowongan bawah tanah. Namun awal tahun ini, sebuah serangan tentara di dekatnya memotong rute penyelundupan yang menyediakan jalur kehidupan bagi sekitar 300.000 orang di daerah kantong di sebelah timur ibukota.

Advertisement