KUNINGAN – Delapan rumah penduduk dan satu bangunan masjid di Dusun Wage, Desa Legokherang, Kecamatan Cilebak, Kabupaten Kuningan mengalami pergerakan tanah dan terancam bencana longsor.
Pergerakan ditandai tanah amblas dan sejumlah titik longsor mengarah ke lembah, dimana delapan rumah dan satu masjid tersebut berada dalam satu hamparan lahan di lereng perbukitan dengan petakan sawah berteras.
Tanah amblas dan longsor di beberapa titik sekitar sembilan bangunan tersebut sudah muncul sejak Kamis (26/10/2017) sore, setelah diguyur hujan lebat.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan Agus Mauludin, Selasa (31/10/2017) menyatakan, seperti dilansir PR, pihaknya bersama pemerintah desa dan musyawarah pimpinan kecamatan telah melakukan beberapa langkah penanganan.
Di antaranya berupa menutup rapat alur retakan dan perbaikan saluran air. Juga mengimbau para pemilik rumah dan warga setempat untuk selalu memantau keadaan tanah sekitar permukiman mereka.
Hingga kini para penghuni delapan rumah itu masih tetap menempati rumahnya masing-masing, dan belum mengungsi.





