32 Penerbangan Bantuan PBB untuk Yaman Terhambat Sejak Diblokade Saudi

YAMAN – Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan di ibukota Yaman, Sana’a, mengatakan bahwa total 32 penerbangan ke Yaman telah dibatalkan sejak rezim di Riyadh memerintahkan pengetatan blokade negara miskin tersebut.

Ahmed Ben Lassoued, seorang pejabat media di kantor PBB, mengatakan pada hari Rabu (22/11/2017) bahwa 220 staf menunggu untuk memasuki Yaman dari Djibouti dan Amman dan 330 lainnya siap berangkat dari Sana’a dan stasiun-stasiun lainnya di Yaman utara.

“Blokade yang diberlakukan pada penerbangan kemanusiaan sangat menghambat operasi kemanusiaan, yang menghambat kemanusiaan untuk memberikan bantuan yang sangat dibutuhkan kepada jutaan orang  untuk kelangsungan hidup mereka,” kata Ben Lassoued.

Pada hari Rabu, Komite Penyelamatan Internasional juga menyerukan penghentian segera blokade tersebut, dengan mengatakan bahwa hal tersebut menciptakan “kesengsaraan kemanusiaan bagi jutaan orang Yaman.”

Organisasi kemanusiaan yang berbasis di New York tersebut mengatakan bahwa pengepungan tersebut, yang oleh orang-orang Saudi diperkuat awal bulan ini untuk menekan gerakan Houthi, adalah “hukuman kolektif” orang-orang Yaman.

Kelompok bantuan tersebut mengatakan bahwa sebuah aib bagi masyarakat internasional untuk tetap diam dalam menghadapi blokade yang mematikan seperti itu bahkan “memungkinkan” orang-orang Saudi untuk membatasi akses Yaman terhadap bantuan kemanusiaan.

Lebih dari 10.000 orang, kebanyakan dari mereka warga sipil, tewas dalam dua tahun kampanye militer pimpinan-Saudi melawan Yaman. Lebih dari tiga juta orang juga telah mengungsi akibat serangan udara yang menghancurkan yang telah mempengaruhi infrastruktur Yaman yang sudah rapuh.

Advertisement