Pelajar dan Pasien Gaza Unjuk Rasa, Minta Gerbang Raffah Dibuka Permanen

Ilustrasi Foto: Info Palestina

GAZA – Puluhan pelajar dan pasien Palestina di Jalur Gaza, Kamis (23/11/2017), unjuk rasa menuntut pembukaan gerbang perlintasan darat Rafah, di wilayah selatan Jalur Gaza, secara permanen.

Dalam aksi unjuk rasa yang digelar di depan gerbang Rafah tersebut para peserta membentangkan poster-poster. Di antaranya ada tulisan “Saya Pelajar, Ingin Melanjutkan Studi Saya” dan “Buka Gerbang Rafah”.

“Kami berdiri di sini hari ini untuk menuntut pemerintah Palestina dan Presiden Mahmud Abbas memikul tanggung jawabnya secara penuh terhadap warga di Jalur Gaza,” kata Mahmud Raqib, perwakilan warga Gaza di sisi gerbang Rafah.

Sebelumnya Badan Urusan Sipil mengumumkan Otoritas Mesir akan membuka gerbang Rafah untuk kasus-kasus pengecualian dua arah pada awal pekan depan selama tiga hari. Awal pekan ini otoritas Mesir juga membuka gerbang Rafah selama tiga hari.

Dikutip dari Info Palestina, saat ini gerbang Rafah di bawah menejemen pemerintah konsensus nasional, setelah gerakan Hamas menyerahkan semua perlintasan Jalur Gaza kepada pemerintah, awal November lalu, sebagai pelaksanaan dari kesepakatan rekonsiliasi yang ditandatangani di Mesir pada 12 Oktober lalu.

Advertisement