Enam Korban Banjir dan Longsor Pacitan Belum Ditemukan

Ilustrasi: longsor/IST

PACITAN – Hingga hari kelima pencarian korban longsor maupun banjir di Kabupaten Pacitan, masih ada enam korban bencana yang belum ditemukan.

Adapun korban banjir yang belum ditemukan diketahui bernama Bonatin (50) warga Desa Kemuning, Kecamatan Tegalombo.

Sementara korban tanah longsor yang belum ditemukan, yakni Yusup (61), Inem (60), keduanya warga Dusun Wawaran, Rt 05 Rw 13 Desa Sidomulyo Kecamatan Kebonagung. Kemudian Sarton (70) dan Sipon (65) alamat Rt 3 Rw 13 Dsn. Gemah Desa Ketro Kecamatan Tulakan. Terakhir, Tumadi (50) warga Dusun Krajan, Desa Mlati, Kecamatan Arjosari.

Dandim 0801 Pacitan,Letkol Kav Aristoteles Hengkeng Nusa Lawitang yang juga sekaligus bertugas ketua tim pusat komando tanggap darurat bencana banjir dan longsor Pacitan ini, mengaku kesulitan mencari sisa korban yang belum ditemukan. Karena proses pencarian harus menggunakan alat seadanya.

“Padahal material yanag longsor yang menimbun sangat tebal. Tapi alatnya sederhana sekali. Tapi kami berusaha semaksimal mungkin,” tambahnya,d, dikutip beritajatim.

Advertisement